RADICALTHOUGHT – Candi merupakan struktur arsitektur yang sangat penting dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia. Berasal dari kata “Candika” yang dalam bahasa Sansekerta berarti ‘tempat yang suci’, candi-candi di Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat di masa lampau.

Era Pembangunan Candi

Candi-candi di Indonesia mulai dibangun sekitar periode ke-4 Masehi, ketika pengaruh Hindu-Buddha datang melalui perdagangan dan penyebaran agama. Era pembangunan candi mencapai puncaknya selama kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha seperti Mataram Kuno, Singhasari, dan Majapahit berkuasa.

Arsitektur dan Fungsi

Candi dibangun dengan arsitektur yang kompleks dan penuh simbolisme. Misalnya, bentuk meru atau atap bertingkat pada candi Hindu melambangkan gunung suci, tempat para dewa bersemayam. Sementara itu, stupa dan perwara pada candi Buddha melambangkan jalur menuju pencerahan.

Fungsi candi tidak hanya terbatas pada aspek religius, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan penyebaran ilmu pengetahuan, seni, serta sastra. Candi juga sering dijadikan sebagai penanda kekuatan politik dan kejayaan raja atau kerajaan yang membangunnya.

Candi Terkenal

Beberapa candi paling terkenal di Indonesia adalah Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia, Candi Prambanan yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, dan Candi Bali yang mencerminkan pengaruh Hindu di pulau tersebut.

Konservasi dan Warisan

Candi-candi tersebut telah mengalami berbagai upaya konservasi dan restorasi, terutama setelah beberapa di antaranya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Upaya ini penting untuk mempertahankan candi sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah yang tak ternilai harganya.

Kesimpulan

Candi merupakan bukti luar biasa dari keahlian dan estetika masyarakat Indonesia kuno. Melalui batu dan relief yang terukir, candi bercerita tentang mitologi, filosofi, dan dinamika sosial masa itu. Di tengah modernisasi dan perubahan zaman, candi-candi ini tetap berdiri kokoh, mengingatkan kita pada kejayaan dan kekayaan sejarah bangsa. Sebagai warisan yang telah bertahan ribuan tahun, candi adalah saksi bisu yang mengajarkan kita tentang pentingnya memelihara dan melestarikan identitas budaya.