radicalthought.org

radicalthought.org – Indonesia baru saja kehilangan Dwianto Setyawan, seorang penulis novel yang sangat berbakat, pada usia 75 tahun. Dwianto, yang terkenal dengan karyanya “Rahasia Pesan Serigala,” meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Penyakit yang diidap oleh Dwianto adalah sindrom mielodisplasia, sebuah kondisi medis dimana sel darah tidak terbentuk dengan baik. Dia telah menderita penyakit ini sejak Desember tahun 2023, menurut laporan dari berbagai sumber.

Dwianto, yang lahir di Batu, Malang, pada tanggal 12 Agustus 1949, kini beristirahat di Rumah Duka Yayasan Gotong Royong di Kota Malang. Upacara pemakaman dijadwalkan pada hari Rabu, 5 Juni 2024, dengan upacara tutup peti yang dilakukan pada hari Senin, 3 Juni 2024.

Berita duka ini diumumkan melalui akun resmi penerbit Gramedia Pustaka Utama di platform X, yang menyatakan, “Kami merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Pak Dwianto Setyawan, seorang penulis novel dan cerita anak yang legendaris. Kami mengirimkan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Terima kasih atas segala karya yang telah diberikan.”

Dwianto Setyawan dikenal luas atas kontribusinya dalam genre fiksi anak-anak selama tahun 1980-an. Beberapa karya terkenalnya termasuk “Malam yang Mencekam,” “Ancaman Surat Berantai,” “Dua Belas Lembar Lima Ribuan,” “Misteri Patung Airlangga,” dan banyak lagi. Selain itu, ia juga menulis novel untuk kalangan remaja seperti “Lorong-Lorong Keraguan” dan “Aku dan Mama.” Dwianto juga aktif sebagai wartawan senior di harian Kompas, di mana beberapa ceritanya dimuat secara bersambung.